Rabu, 19 Januari 2011

Tutorial pembuatan animasi tulisan dengan Photoshop

Tutorial pembuatan animasi tulisan dengan Photoshop

Langkah 1
Buatlah sebuah file baru dengan Photoshop. Ukuran file bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Pada tutorial ini, saya menggunakan sebuah file yang berukuran 468 x 60 pixel; 72 dpi; RGB; content=white.
Langkah 2
Buatlah sebuah tulisan dengan menggunakan Type tools pada Photoshop.
Langkah 3
Jika Anda menggunakan versi Photoshop 7 hingga CS:
Klik icon Jump to Image ready. Icon ini terletak di sebelah bawah pada Tools Box. Anda juga bisa memilih menu File > Jump To > Adobe ImageReady 7.0 (pada Photoshop 7), atau File > Edit in Image Ready (pada Photoshop CS).
 Jika Anda menggunakan versi Photoshop CS3:
Pilih menu Window > Animation
angkah 4
Akan Anda dapati sebuah palet panjang di sebelah bawah (bentuk tampilan relatif sama baik pada Image Ready ataupun Photoshop CS3).
Jika perlu, perlebar tampilan palet ini dengan melakukan klik dan geser pada sudut kanan bawah palet tersebut.

Langkah 5
Geser tulisan hingga ke sebelah kiri luar dari background yang putih, hingga seluruh tulisan tidak nampak.

Langkah 6
Klik icon Duplicate current frame.
Langkah 7
Sekarang ada 2 frame pada palet Animation. Pastikan yang terpilih sekarang adalah frame kedua.
Geser lagi tulisan hingga sisi kanan luar dari background.

Langkah 8
Klik icon Tweens animation frames.
Tujuan penggunaan Tween ini adalah untuk mempermudah pembuatan frame-frame animasi. Tween akan menambahkan frame secara otomatis berdasarkan perbedaan posisi, ukuran, tranparansi, dan efek pada obyek.

Kemudian akan muncul kotak dialog baru, seperti gambar tutorial berikut ini.
Pada kotak dialog ini, kita bisa mengatur:
Tween with: digunakan untuk memilih frame mana yang akan kita gunakan sebagai dasar animasi berdasarkan frame yang aktif. Karena kita aktif pada frame kedua, maka yang tepat adalah Previous Frame.
Frame to Add: digunakan untuk memilih jumlah frame yang akan ditambahkan. Semakin banyak jumlah frame, animasi akan semakin nampak halus, tetapi ukuran file hasil jadinya akan semakin besar.
Layers: digunakan untuk memilih animasi pada antara semua layer, atau hanya pada layer yang aktif saja.
Parameters: digunakan untuk memilih jenis perubahan obyek yang digunakan sebagai dasar animasi

Langkah 9
Klik icon Plays/stops animation.
Animasi sudah jadi. Jika Anda menginginkan pengaturan kecepatan animasi, bisa Anda pilih dari tulisan 0 sec disebelah bawah frame.
Jika pengaturan kecepatan ini akan dilakukan pada banyak frame sekaligus, maka klik sebuah frame, kemudian tekan dan tekan tombol Shift, lalu klik frame yang lain. Bisa juga dengan Ctrl + klik frame yang lain. Setelah terpilih banyak frame sekaligus, baru ubah kecepatannya. Pengubahan kecepatan animasi akan berlaku pada semua frame yang terpilih.

Untuk menyimpan hasil animasi, pilihlah menu File > Save Optimized pada Adobe ImageReady. Atau File > Save for Web & devices pada Photoshop CS3. Pastikan format file yang dipilih adalah gif.

Berikut ini adalah hasil dari tutorial ini, sebuah tulisan dengan efek gerak yang disimpan dengan format file gif.
dklick aj gambarnya biar tau gerak apa ndak??ok
Silahkan dicoba dan digunakan sebagai tambahan materi belajar photoshop. Berikut ini ada 2 buah contoh file lain. Silahkan dicoba sendiri juga untuk membuat seperti gambar-gambar berikut ini.

Gambar contoh animasi 1
dklick aj gambarnya biar tau gerak apa ndak??ok
Gambar contoh animasi 2
dklick aj gambarnya biar tau gerak apa ndak??ok





selamat mencoba!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

CROPING COREL DRAW YOKZZZZZZ!!!

kali ini mari kita belajar Croping CorelDRAW brother...!!!!!!!!!!!!!!!!!!bismillah.....


Croping sederhana coreldraw dengan shape tool

1. import image yang akan di edit

2. seleksi image lalu tekan shape tool
3. lalu drag shape tool seperti pd gambar untuk menyeleksi node image yang akan di croping

4. setelah terseleksi lalu geser (bisa menggunakan arrow atau mouse,bisa sambil menekan shift/ctrl) sesuai keinginan
5 lalu klik kanan pada node tekan crop (selesai) "tips" langkah ini bisa anda abaikan untuk selalu dapat mengedit/ merelease kembali image yang anda croping tadi.

Tambahan,
pada langkah 3 klik kanan pada node lalu tekan kurve atau menambah node dengan menekan add (anda dapat membentuk cropingan sesuai keinginan) lihat gambar

selamat bekerja coy,,.......!!!!!!!!!

BELAJAR COREL DRAW...

Membuat Bercak Noda dengan SmudgeBrush dengan COREL DRAW!!!!!!!!!!!!!!!


dalam kali ini saya akan mencoba membuat bercak...pasti seru!!!!!!!!!!!!!!
langsung saja mari ikuti saya...............let's go....!


Silahkan anda mengawalinya dengan membuat new file, kemudian buatlah sebuah lingkaran ( F7 ), untuk membuat suatu lingkaran anda cukup me-klik ctrl kemudian drag.
Untuk contoh, disini saya memakai diameter 831 pixel

setelah itu klik kanan object tersebut, pilih convert to curve, ini perlu dilakukan untuk mempermudah smudge brush nanti.

kemudian silahkan anda atur object lingkaran tersebut sedemikian rupa , sehingga terlihat seperti sebuah bercak yang jatuh dari atas
saya membuatnya seperti ini :
kemudian pilih smudge brush dan isi enter a fixed value for tilt setting dengan nilai 90









setelah itu anda bisa merubah bentuk object tersebut sedemikian rupa dengan shape tool

dan inilah hasil akhir dari penjelasan tutorial ini.

selamat mencoba temand2!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Jumat, 07 Januari 2011

JAM ANALOG

Cara membuat jam yang menarik....!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
 Langkah pertama buka file .fla yang sudah anda download tadi kemudian buat gambar seperti contoh gambar diatas.

Langkah berikutnya buat sepasang bola mata (lihat gambar) setelah itu klik kanan pada gambar bola mata kemudian pilih Convert to Symbol.. kemudian klik OK.


 Lalu double klik gambar mata yang sudah di convert menjadi symbol tadi.
Kemudian animasikan sepasang mata tersebut sehingga seolah-olah mata tersebut berkedip caranyabuat frame baru kemudian tekan F7 pada keyboard pada no frame 15 dan 20 lalu buat gambar kedipan mata.


Sudah? kalau sudah sekarang kita akan membuat jarum jam, sebelumnya klik Scene 1 untuk kembali ke scene awal, setelah itu buat frame baru dengan mengklik icon Insert Layer kemudian buat 3 buah garis dengan dimensi di sesuaikan, kemudian convert menjadi symbol ketiga garis tersebut satu persatu, caranya sama seperti membuat animasi mata tadi.



Sudah? sekarang kita akan memasukan script pada masing-masing jarum jam tadi, pertama jarum jam no 1, tekan F9 pada keyboard kemudian paste code berikut pada jendela Action movie clip:
onClipEvent (enterFrame) {
setProperty(this, _rotation, _root.minutes);
}








Sekarang klik jarum jam no. 2, kemudian paste kode berikut:

 onClipEvent (enterFrame) {
setProperty(this, _rotation, _root.seconds);
}
Selanjutnya klik jarum jam no 3, kemudian paste kode berikut:
onClipEvent (enterFrame) {
setProperty(this, _rotation, _root.hours);
}


Sudah? ok kalau sudah sekarang buat fram baru lagi caranya klik icon Insert Layer kemudian tekan F7 pada frame no 1 dan 2, pada frame 1 masukan code berikut:
time = new Date();
hours = time.getHours();
minutes = time.getMinutes();
seconds = time.getSeconds();
if (hours>12) {
hours = hours-12;
}
if (hours<1) hours =" 12;" hours =" hours*30+int(minutes/2);" minutes =" minutes*6+int(seconds/10);" seconds =" seconds*6;">-

 
dan pada frame no 2 masukan code seperti ini:

gotoAndPlay(1);

untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar .

sehingga hasil akhirnya akan seperti ini:


Berbagai macam efek dapat dibuat di flash salah satu diantaranya adalah efek hujan. Berikut ini kita akan membuat animasi efek api di flash. Efek api yang akan kita buat ini adalah hasil dari menduplikasi animasi api dengan koordinat x yang sudah diatur letaknya.

1. Buatlah sebuah flash document dengan warna stage hitam.

2. Buatlah sebuah lingkaran berwarna radial dengan kode #FFFFFF alpha 100% dan #FFFFFF alpha 0%. Seleksi lingkaran tersebut dan tekan F8. Pada kotak dialog yang muncul masukkan api sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok.

3. Seleksi movie clip api di stage dan tekan F8 lagi. Pada kotak dialog yang muncul masukkan animasi_api sebagai name dan movie clip sebagai type serta titik registration berada ditengah-tengah lalu tekan ok. Klik 2 kali movie clip animasi_api untuk masuk ke dalam stagenya.


Letak objek di frame 1 movie clip animasi_api

4. Klik kanan frame 10 dan pilih Insert Keyframe. Seleksi movie clip api dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul ubah Color menjadi Tint berwarna kuning. Ubah posisi movie clip api di frame 10 ke atas.


Letak objek di frame 10 movie clip animasi_api

5. Klik kanan frame 20 dan pilih Insert Keyframe. Seleksi movie clip api dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul ubah Color menjadi Tint berwarna merah . Ubah ukurannya menjadi sedikit membesar dan juga ubah posisinya ke atas.


Letak objek di frame 20 movie clip animasi_api

6. Klik kanan frame 25 dan pilih Insert Keyframe. Seleksi movie clip api dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul ubah Color menjadi Tint berwarna hitam. Ubah posisi movie clip api sedikit ke atas dan juga kecilkan bentuknya.


Letak objek di frame 25 movie clip animasi_api

7. Tekan Ctrl+E untuk kembali ke stage scene 1. Seleksi movie clip animasi_api dan tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan animasi_api sebagai instance name.

8. Klik kanan frame 1 dan pilih Create Motion Tween. Klik kanan frame 10 dan pilih Create Motion Tween. Klik kanan frame 20 dan pilih Create Motion Tween.

9. Klik frame 1 dan tekan F9. Pada kotak actions yang muncul masukkan script berikut :








10. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.


Maaff para penonton!!! saya lupa caranya????ntar tak coba dirumah ya??
ataw ada yang bisa???confirm saya jg bisa thakzz a lot!!!!!!!!



Selasa, 21 Desember 2010

Informatika

Definisi Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.

1.
Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
2.
Menurut Blissmer [2], komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
1.
menerima input
2.
memproses input tadi sesuai dengan programnya
3.
menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
4.
menyediakan output dalam bentuk informasi
3.
Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tiada bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware) yang mengoperasikan dan mengendalikannya.

1.
Hardware atau Perangkat Keras: peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa di jamah.
2.
Software atau Perangkat Lunak: program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.
3.
Brainware: manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.

Penggolongan Komputer Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya. Berdasarkan Data Yang Diolah

1.
Komputer Analog
2.
Komputer Digital
3.
Komputer Hybrid

Berdasarkan Penggunannya

1.
Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
2.
Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)

Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya

1.
Komputer Mikro (Micro Computer)
2.
Komputer Mini (Mini Computer)
3.
Komputer Kecil (Small Computer)
4.
Komputer Menengah (Medium Computer)
5.
Komputer Besar (Large Computer)
6.
Komputer Super (Super Computer)

Berdasarkan Generasinya

1.
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
2.
Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
3.
Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
4.
Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
5.
Komputer Generasi Kelima

Referensi

1.
V. Carl Hamacher, Zvonko G. Vranesic, Safwat G. Zaky, Computer Organization (5th Edition), McGraw-Hill, 2001.
2.
Robert H. Blissmer, Computer Annual, An Introduction to Information Systems 1985-1986 (2nd Edition), John Wiley & Sons, 1985.
3.
William M. Fuori, Introduction to the Computer: The Tool of Business (3rd Edition), Prentice Hall, 1981.